Pendidikan dan Pelatihan Permainan Tradisional melalui Pembentukan Komunitas Anak Muda Cakap Budaya (KOINUNCA) di Perguruan Tinggi Swasta
Keywords:
Pelatihan, Pendidikan, Komunitas, Permainan Tradisional, KOINUNCAAbstract
Permainan tradisional merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia. Namun, banyak permainan tradisional yang terancam punah secara spesifik yang ditemukan berdasarkan hasil penelitian untuk Provinsi Sulawesi Tenggara 90% permainan tradisionla tidak lagi dimainkan dan salah satu penyebabnya adalah karena minimnya minat generasi muda dan persaingan dengan hiburan digital. Oleh karena itu, pengabdian ini memiliki urgensi untuk melestarikan dan mempromosikan permainan tradisional agar tetap relevan dan dikenal oleh generasi muda. Pengabdian ini bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional sebagai warisan budaya Indonesia. Dengan melibatkan mahasiswa, kita dapat menjaga agar permainan tradisional tidak terlupakan. Namun tidak hanya itu Komunitas juga akan dibentuk. Kontribusi melalui pembentukan komunitas, mahasiswa akan mengembangkan keterampilan sosial, kreativitas, dan kepemimpinan serta kesadaran mahasiswa tentang pentingnya melestarikan budaya lokal. Sehingga secara spesifik tujuan dari kegiatan ini adalah 1) Edukasi dan Pelatihan, 2) Pembentukan Komunitas dan 3) Publisitas dan Promosi. Metode yang terapkan adalah Penyelenggaraan Workshop, Pembuatan Video dan Pagelaran Permainan Tradisional. Hasilnya menunjukkan bahwa Kegiatan Pengabdian ini dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya Budaya local, adanya komunitas yang mewadahi permainan tradisional yang dapat membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan digitalisasi dapat menjadi strategi efektif dalam melestarikan permainan Tradisional di Tingkat perguruan Tinggi.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tri Indah Rusli, Juhardin Juhardin, Ririn Syahriani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
